Juli 2014
Baja ringan adalah baja canai dingin yang keras yang diproses kembali komposisi atom dan molekulnya, sehingga menjadi baja yang lebih fleksibel. Saat ini baja ringan menjadi material bangunan yang sedang trend, rangka atap baja ringan lebih dominan terkenal dibanding material baja ringan untuk struktur lainnya. Hal ini karena gencarnya iklan-iklan yang menawarkan produk rangka atap baja ringan menggantikan rangka atap dari material kayu. Mengingat kayu semakin hari semakin langka juga karena harga kayu yang relatif mahal, maka pemilihan material rangka atap baja ringan menjadi satu pilihan para kontraktor atau owner dalam membangun rumah. Selain karena faktor keawetan dan tahan rayap dan karat, rangka atap baja ringan mempunyai kelebihan yaitu kekuatan struktur yang lebih bagus, seperti lebih kuat, lebih kaku dibanding konstruksi kayu.
Disamping itu kemudahan dalam mendapatkan, kecepatan pemasangan, dan struktur yang kuat membuat rangka atap baja ringan terkenal. Teknologi dalam perencanaan dan pemasangan rangka atap baja ringan beragam sesuai dengan profil dari elemen kuda-kuda itu sendiri. Profil kuda-kuda rangka atap baja ringan yang beredar di pasaran terdiri dari C, Z, hollow dan UK atau profil Omega atau HAT. Tiap profil memiliki kelebihan-kelebihan serta perbedaan prinsip dalam dalam pemasangannya.
Elemen dasar Baja Ringan
Rangka atap baja ringan yang diproduksi di Indonesia menggunakan bahan dasar baja dengan kekuatan G-550 Mpa atau setara dengan 5500 Megapascal sesuai standar AISI (American Iron and Steell Institute). Adapun coating (pelapis/pelindung) baja ringan dari karat yang beredar adalah zinc/galvanis, zincalume, dan zincalume dengan penambahan magnesium. Lapisan coating ini melindungi bahan dasar baja ringan dari karat.
Baja Ringan Ramah Lingkungan
Baja ringan terbaik diklaim memiliki sifat yang ramah lingkungan, karena menggunakan material yang bisa mengurangi pembalakan liar (illegal logging). Tidak jarang juga kita menemui brosur rangka atap baja ringan dengan kode ekolabel atau ramah lingkungan, label yang menjelaskan produk yang dijual adalah ramah terhadap lingkungan. Namun apakah benar ramah lingkungan? Untuk mengetahui hal itu, baiknya kita ketahui produk yang berlabel ramah lingkungan atau ekolabel.
Dalam situs Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia (www.menlh.go.id) dilansir bahwa Ekolabel merupakan salah satu sarana penyampaian informasi yang akurat,‘verifiable’ dan tidak menyesatkan kepada konsumen mengenai aspek lingkungan dari suatu produk (barang atau jasa), komponen atau kemasannya. Pemberian informasi tersebut pada umumnya bertujuan untuk mendorong permintaan dan penawaran produk ramah lingkungan di pasar yang juga mendorong perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.
Jasa Pemasangan Baja Ringan.
Harga jasa pasang baja ringan bermacam macam tergantung daerah dan kondisi alam, sebaiknya kita memilih jasa yang terpercaya karena ini menyangkut nyawa anda.
Jasa Hitung Baja Ringan
Setiap pemasangan baja ringan sebaiknya menggunakan jasa estimator hitung baja ringan dengan menggunakan system, karena akan berdampak kekuatan siku siku dari pemasangan baja ringan tersebut
Harga Pasang Baja  Ringan
Penetapan harga pada pemasangan baja ringan, tergantung merk atau jenis baja ringan yang akan dipasang, sebaiknya memilih baja ringan yang mempunyai kepercayaan tinggi di masyarakat, jangan memilih baja ringan murah tapi tidak berkualitas tinggi.
Penutup
Para Produsen baja ringan memikirkan tentang ramah lingkungan, ataupun recyclibility dalam penggunaan material baja ringan harus dipertegas kembali. Hendaknya setiap produsen dapat menjelaskan kepada konsumen tentang konsep tersebut, apakah karena material yang tidak akan menyisakan sampah? Atau bahan-bahan sisa yang bisa di recycle menjadi bahan lain yang berguna?

Walaupun demikian Jika di telusuri lebih jauh, secara umum baja ringan jakarta mungkin saja bisa mengurangi pembalakan liar karena bisa meminimalisir bahkan cenderung menghilangkan penggunaan material kayu dalam konstruksinya. Tapi sesuai dengan prinsip ekolabel bahwa produk yang diberi ekolabel selayaknya adalah produk yang dalam daur hidupnya mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, pendistribusian, penggunaan, dan pembuangan setelah penggunaan, memberi dampak lingkungan relatif lebih kecil dibandingkan produk lain yang sejenis. Mudah-mudahan saja baja ringan menjadi alternatif penggunaan material bangunan masa depan yang lebih bisa diterima lingkungan karena daur hidupnya yang memberikan dampak yang kecil


     
Baja RinganPenggunaan rangka baja ringan untuk pembangunan atap perumahan sangatlah dianjurkan oleh setiap daerah khususnya daerah yang mendapatkan sosialisasi. Sosialisasi harus dilakukan karena masyarakat berhak mendapatkan keterbukaan informasi atas bahan material, metode konstruksi, proses produksi, fabrikasi, kekuatan, serta harga yang layak.
Karena sesungguhnya, penggunaan rangka baja ringan ternyata lebih efisien dibanding rangka baja konvensional dan kayu yang biasa dipakai sebagai bahan atap rumah-rumah. Supaya terjadi pemahaman menyeluruh tentang pentingnya penyediaan infrastruktur yang efisien agar tujuan pembangunan dapat tercapai untuk setiap orang. Infrastruktur merupakan salah satu prasyarat pembangunan karena merupakan bagian dari lingkungan buatan yang sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan dan keberlanjutan kehidupan manusia pada umumnya. Pembangunan infrastruktur yang dijalankan selama ini, selain bisa menggerakkan investasi sehingga mendorong perekonomian masyarakat juga menjadi instrumen menciptakan lapangan kerja bagi banyak orang.
salah satu alasan penggunaan atap dengan bahan baja ringan, karena saat ini biaya pembangunan infrastruktur cukup tinggi dan mahal, maka semua pihak harus mencari cara agar bisa efisien dan efektif sesuai dengan kebutuhan. oleh karena itu, pemilihan bahan baja ringan menjadi salah satu solusinya. Dengan memilih bahan baja ringan maka akan didapat banyak sekali keuntungan, diantaranya adalah harga nya lebih murah, lebih awet, dan baja ringan memiliki tingkat resiko kerusakan yang lebih kecil dibandingkan dengan penggunaan atap bahan kayu ataupun tanah liat.
Selain itu jika, penggunaan rangka baja ringan sudah memasyarakat dan merata, hal itu dapat mengurangi ekspansi penebangan pohon sehingga tidak mengganggu ekosistem hutan. Dan hal seperti ini akan sangat menguntungkan dan sangat bermanfaat bagi kelangsungan kehidupan dimuka bumi. Dan secara tidak langsung kita mendukung dan melakukan kegiatan Go Green.
Menyosialisasikan dan menggunakan produk berbahan baja ringan ini karena sudah melalui proses pengujian dan sertifikasi kelayakan sehingga aman digunakan secara luas serta sangat menguntungkan bagi pemakainya, karena akan tahan lama dan mudah digunakan. Dengan menggunakan baja ringan, maka rumah anda aman, dan bumipun terselematkan dari upaya penebangan hutan secara sembarangan.
DESAIN RUMAH DENGAN ATAP BAJA RINGAN
Pembangunan rumah ideal dengan biaya murah tampaknya sebuah impian, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil seperti sekarang ini. Tetapi di mata arsitek membangun rumah berbiaya minim bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan apalagi mustahil.
Untuk mewujudkan pembangunan sebuah rumah yang berbiaya terjangkau, maka
Setidaknya ada tiga hal penting yang harus dipenuhi untuk mewujudkan rumah murah yakni penggunaan tenaga arsitek yang berpengalaman, perencanaan struktur rumah dan penggunaan material yang tepat dan terjangkau.
    Untuk hal pertama, sebenarnya masih banyak masyarakat yang terjebak pada anggapan keliru soal arsitek (yang mendesain bentuk rumah). Tidak sedikit masyarakat menilai  jasa arsitek itu selalu mahal sehingga, pembangunan dirasa murah tanpa arsitek yang ikut campur didalamnya . Sebetulnya tidak semua arsitek menetapkan tarif yang tinggi dan mahal. Pada kenyataannya tak sedikit  arsitek yang siap memberikan jasanya dengan tarif yang sesuai dengan kantong yang yang tipis.
    Hal kedua yang harus dipenuhi adalah perencanaan struktur yang matang. Salah contohnya adalah merencanakan struktur atap. Pemilihan material yang murah untuk rangka atap rumah juga harus dipertimbangkan. Apalagi, dewasa ini penggunaan atap sedang trend memakai atap baja ringan. Karena memang benar atap baja ringan dibandingkan dengan atap rumah kayu lebih mahal sedikit akan tetapi untuk jangka panjang atap baja ringan dapat lebih murah dikarenakan atap baja ringan tidak memerlukan perawatan sama sekali alias tahan lama. sedangkan atap rumah dari kayu memerlukan perawatan yaitu rawan terkena rayap dan dapat lapuk termakan usia dalam jangka waktu tertentu sehingga perlu penggantian atap kayu. Dengan memakai atap baja ringan maka biaya atap rumah hanya sekali dan akan jauh lebih murah. jadi untuk jangka panjang atap baja ringan dapat lebih murah didapatkan. Bila atap baja ringan untuk rumah dibandingkan dengan baja berat maka atap baja ringan juga lebih murah dibandingkan dengan atap baja berat.
    Poin terakhir yang tak kalah penting dalam menekan biaya pembangunan rumah adalah penggunaan material atau bahan bangunan dengan harga relatif murah dan terjangkau. Cukup banyak material mendasar atau murah yang dapat dieksplorasi pemakaiannya atau cara pemasangannya untuk membentuk sensasi ruang yang menarik.
MEMBEDAKAN JENIS LAPISAN PADA BAJA RINGAN
Seperti pada umumnya, Istilah Galvanis atau Galvalum dipakai untuk membedakan jenis lapisan finishing atau coating pada baja ringan. Lapisan-lapisan tersebut yang digunakan pada bahan baja ringan, dengan itupula dapat dibedakan jenis-jenis apa saja yang menjadi lapisan pada baja ringan.
Adapun Galvanis adalah istilah untuk baja ringan yang diberi lapisan zinc atau biasa disebut dengan seng. Dan untuk galvanis finishingnya terdiri dari 98 persen unsur coatingnya adalah seng atau zink dan sisanya yaitu 2 persen adalah unsur alumunium.
Perlu di ketahui, Galvalum merupakan sebutan untuk pelapisan yang mengandung unsur alumunium dan seng, sedangkan dipasaran popular dengan sebutan Zincalume. Dan sedangkan untuk Galvalum finishingnya terdiri dari 55 persen unsur coatingnya adalah aluminium, dan sisanya yaitu 43,5 persennya adalah unsur seng atau zink dan yang terakhir 1,5 persennya yaitu unsur silikon.
Beberapa produsen mengklaim bahwa pada tebal pelapisan yang sama, jenis lapisan pada baja ringa yaitu Galvalum memiliki ketahanan terhadap karat yang lebih tinggi dibandingkan Galvanis. Otomatis baja ringan yang berbahan lapisan Galvalum lebih bagus kualitasnya. Oleh karena itu penggunaan baja ringan sangat dianjurkan yang memiliki lapisan akhir berbahan galvanis.

Untuk menyamai kekuatan galvalum dalam menahan karat pada lapisan luar bajaringan, maka pelapisan pada galvanis dibuat lebih tebal, agar daya tahan terhadap karat semakin maksimal. Seperti juga produk material lainnya yang berbahan lapisan akhir galvanis, dipasaran beredar berbagai macam kelas material dengan berbagai tipe dan fungsi, pilihlah baja ringan dengan mutu material prima yang sudah teruji dilapangan. baja ringan sekarang ini menjadi pilihan yang banyak digunakan oleh setiap orang, karena bahannya yang bagus dan tahan lama.
no image


     
Beberapa kawasan perumahan memang tak mampu membendung serangan rayap. Akibatnya, rumah dengan kerangka kayu yang tidak atau lupa diberi lapisan antirayap, dalam tiga empat tahun kemudian mulai keropos dan atapnya mulai terlihat melengkung.
NERACA
Kerajaan rayap tentu juga ada di tempat lain. Apalagi di perumahan yang model rumahnya gandeng (kopel). Rumah satu selesai direnovasi atapnya. Pasukan rayap pun pindah ke rumah sebelah, begitu seterusnya. Dalam 10 tahun bisa dua tiga kali  merenovasi atap. 
Agar tak bolak-balik bongkar pasang atap, kini orang mulai melirik rangka baja ringan. Bahan dari baja ringan lebih efisien ketimbang kayu. Arsitek Amirullah Muhammad Amin dari Architectaria Media Cipta menjelaskan, kelebihan rangka baja ringan adalah load factor (berat beban) yang kecil. “Sehingga mempengaruhi dimensi struktur kolom dan balok di bawahnya,” kata Aria, sapaan Amirullah, kepada Neraca, beberapa waktu lalu. 
Kolom dan balok dari baja dibuat dengan dimensi yang lebih kecil dari kayu, sehingga lebih ekonomis. Kelebihan yang paling mendasar, rayap tak suka dengan bahan dari baja ringan. Menurut dia, dalam jangka panjang, rangka baja ringan lebih efisien dan efektif karena tahan lama. Biaya perawatan dan penggantian rangka kuda-kuda juga plafonnya bisa diminimalkan
“Jadi, biasanya, rumah-rumah zaman sekarang sudah mulai mengaplikasikan baja ringan untuk konstruksi atap. Biaya per meter persegi lebih murah dan ongkos kerjanya juga lebih murah,” ujarnya.  Kalau kayu, musuhnya rayap, baja ringan bakal diserang karat.
Ada dua jenis baja ringan yang sering digunakan, yaitu bahan aluminium dan galvalum. Istilah galvanis atau galvalum dipakai untuk membedakan jenis lapisan finishing atau coating pada baja ringan. Galvanis adalah istilah untuk baja ringan yang diberi lapisan seng (zinc). Untuk galvanis, finishingnya meliputi 98% seng/zinc dan 2% adalah unsur alumunium. Galvalum merupakan sebutan untuk pelapisan yang mengandung unsur alumunium dan zinc, di pasar, istilah populernya adalah Zincalume.
Ada juga yang lapisannya meliputi 55% aluminium dan 43,5% seng/zenc, dan 1,5% ditambah silikon. Dari 43,5% bahan seng itu mengandung 99,70% seng (Zn), 0,13% aluminium (Al), 0,11% besi (Fe), 0,06% antimony (Sb). Silikon adalah bahan untuk menangkal korosi ata karat. Sedangkan alumunium untuk menahan panas.
Pihak produsen menyatakan, galvalum memiliki ketahanan terhadap karat yang lebih baik dari galvanis. Itu sebabnya, agar tingkat ketahanannya terhadap karat sama, lapisan galvanisnya pun dibuat lebih tebal. Spesifikasi masing-masing pabrik tentu berbeda-beda. Hal itu dilakukan semata-mata demi mengutamakan efisiensi dan efektivitas bahan dan biaya. Rata-rata harga baja ringan antara Rp 110 ribu hingga Rp 160 ribu per meter persegi untuk jenis galvalis dan galvalum.
Kebanyakan pabrik baja ringan memberikan garansi selama 5-10 tahun. Tapi, dari pengalaman para arsitek, perencana bangunan dan pihak pabrik, seperti Mega Truss,  menyebutkan, usia rangka baja ringan bisa lebih dari itu, bahkan sama dengan usia bangunan itu sendiri.  “Itu tergantung proses aplikasinya, kalau nggak rapi, belum 10 tahun sudah gagal, sedangkan ketahanan terhadap korosi biasanya 10-15 tahun,” kata dia.
Model Modifikasi
Bagi yang tetap mempertahankan kerangka rumah dari bahan kayu, tentu punya alasan tertentu. Misalnya rumah-rumah tradisional juga banyak yang mempertahankan bahan kayu. Lebih alami.   Kayunya pun dipilih yang berkualitas bagus dan awet, seperti jati, kamper dan ulin.  Kayu jenis itu bisa awet dan tahan hingga lebih dari 20 tahun. “Namun, pemakaian kayu biasanya hanya untuk memberi aksen diaera, seperti loteng atau mezzanine,” tutur alumnus Teknik Arsitektur UGM ini.

Kendati demikian, bukan berarti rumah tradisional adat tak boleh menggunakan kerangka baja ringan. Toh, dari luar, kerangka baja ringan itu sama sekali tak terlihat. Jadi, dari segi estetika tak berubah. Bahkan, kenampakannya pun dapat diubah. Yang penting lebih kuat dan tahan lama. Bahan baja ringan itu bisa dicat agar warnanya mirip kayu, jika memang unsur kayu itu ingin terlihat. Yang melakukan modifikasi bahan seperti itu, biasanya gedung-gedung pertemuan atau gedung berukuran tinggi dan besar.  


     
Rangka baja ringan ternyata tidak hanya dapat digunakan pada atap atau dinding, tapi juga bisa untuk lantai.
Namun, tentunya ada perbedaan dan syarat yang tidak boleh diabaikan, yakni hanya untuk area-area yang tidak harus menampung beban berat.
"Beban bagian atas lantai yang menggunakan rangka baja ringan tidak boleh berat. Misalnya untuk menyimpan buku-buku ataupun menempatkan perabotan besar," jelas arsitek Rita Laksmitasari kepada
Salah satu area yang cocok menggunakan rangka lantai baja ringan adalah koridor. Sebab, jarak rentangnya tidak panjang.
"Satu hal yang perlu diketahui jika menggunakan rangka baja ringan,  jarak rentangnya tidak boleh panjang," ujarnya.
Hal ini juga berlaku dalam pemanfaatan rangka baja ringan pada atap. Bebannya akan semakin berat jika menggunakan genteng beton. Namun, bukan berarti tidak tepat. Hanya saja dibutuhkan perhitungan yang berbeda dan lebih berfokus pada beratnya. 
Pilihan lainnya, lanjut Rita adalah menggunakan genteng metal. "Kalau untuk rumah baru mending pakai genteng metal. Tapi harus teliti juga, terutama pada garansi lapisan atas genteng metalnya," paparnya.
Selain itu, genteng metal tidak akan menimbulkan suara berisik yang keras saat hujan turun jika bagian atasnya dilapisi aspal.

"Hal ini juga wajib dicek oleh calon konsumen. Genteng metal itu kedap suara atau tidak. Dia akan kedap ika dilapisi lapisan aspal di atasnya," imbuhnya. 
no image


     
Jika tak diserang rayap, kayu yang baik bisa mencapai umur sekitar 10 tahun atau lebih. Sebaliknya, untuk rangka baja ringan jelas bebas dari rayap, walaupun tak dijamin terhadap ancaman korosi. Harga kerangka baja ringan Rp160 ribu per meter persegi, itu termasuk harga yang paling tinggi. Sedangkan harga yang paling rendah di kisaran Rp110 ribu per m2.
Usia baja ringan tergantung dari ketelitian saat memasang dan jenis baja ringan yang dipilih. Makin berat baja itu, makin besar pula kemampuannya menahan beban berat rangka tersebut, baik saat diinjak maupun terhadap atap gentengnya.  
Mungkin jika dihitung, estimasi biaya renovasi rangka atap kayu dengan kayu, atau mengganti rangka atap kayu dengan baja ringan tak berbeda jauh. Namun keuntungan lebih bisa diperoleh setelah atap terpasang. Atap kayu bisa tahan 10tahun, jika tidak terserang rayap. Atap baja ringan bisa seumur bangunan dan bebas rayap. Jadi secara keseluruhan, rangka atap baja ringan memiliki keunggulan lebih dibandingkan rangka atap dari kayu.
no image


     
5 hal yang patut anda ketahui ketika merombak atap lama jadi baru.
Bongkar total jadi solusi cepat ketika seluruh rangka atap telah rusak. Kondisi yang membahayakan keluarga tersebut memaksa Anda harus  mengganti seluruh rangka dengan yang baru. Salah satunya dengan menggunakan rangka baja ringan. Namun untuk mengganti rangka kayu lama dengan baja ringan, tak semudah kelihatannya.
Ada beberapa catatan yang harus Anda cermati.
1. Perbedaan ketinggian rangka baru karena perbedaan komponen atap. “Rangka kayu terdiri dari kuda-kuda, gording, kaso, dan reng, Sedangkan baja ringan tak menggunakan gording dan kaso. Reng langsung menumpu pada kuda-kuda, Jadi posisi baja ringan baru lebih rendah,” ujar Anong Riandono, Showroow & Marketing Manager Karang Pilang.
2. Adanya perubahan ketinggian atap dapat menyebabkan terjadinya posisi penurunan atap. Jika rumah tersebut direnovasi dinding harus dinaikkan minumun 18cm.
3. Ketika dinding tidak dinaikkan, posisi atap menjadi turun. Akibatnya kusen atau lubang angin tertutup, sirkulasi udara akan semakin pendek dan membuat pengap. Peninggian dapat Anda lakukan dengan menambah pasangan bata ditambah balok ikat baru.
4. “Kadang-kadang oleh para pelaksana peninggian dianggap sulit dan butuh teknik khusus. Ada biaya tambahan pula. Jadi mereka sering mengakali dengan menggunakan sistem  stek agar cepat dan lebih mudah. Walaupun berbahaya,” ujar Rian.
(Sistem stek merupakan penambahan penyanga berupa baja ringan sebagai penyalur beban atap ke ring balok. Fungsinya menggantikkan posisi dinding dan ring balok yang harusnya ditinggikan)
5. “Stek berbahaya karena tumpuan baban ada pada batang penyangga, tidak langsung ke ring balok. Resikonya besar saat karena batang penyagga menyangga beban dan pergerakkan atap. Jika tidak kuat, atap bisa rubuh,” imbuh Rian.
Setelah peninggian dinding selesai proses  pemasangan rangka baja ringan siap dilakukan. Proses pemasangan ini tak jauh beda dengan pemasangan atap rumah baru. Berawal dari survei lokasi oleh teknisi, perhitungan, pengiriman rangka hingga pemasangan.
no image


     
Dalam perkembangannya, sebuah rumah bisa berubah bentuk. Baik dalam bentuk perubahan yang kecil atau perubahan yang besar sekalipun. Perubahan-perubahan besar ini adalah bagian tak terpisahkan seiring dengan kebutuhan pemilik rumah. Rumah minimalis yang awalnya tidak berubah, bisa sewaktu-waktu berubah ketika pemilik rumah menginginkan adanya perubahan pada beberapa bagiannya. Bisa saja dalam rentang waktu lima tahun atau sepuluh tahun. Perubahan kecil misalnya pada warna cat rumah. Pemilihan warna yang ada misalnya sudah terasa bosan, maka cat diganti untuk kemudian diubah sesuai keinginan. Lain lagi dengan renovasi yang berhubungan dengan struktur. Misalnya struktur atap, struktur pondasi, dan dinding. Dengan banyaknya material serta hubungan-hubungan antar satu struktur dengan struktur lainnya, maka renovasi untuk bagian tersebut harus dilakukan dengan baik oleh tenaga terampil yang sudah ahli dibidangnya. Misalnya menghubungi kontraktor agar renovasi rumah bisa berlangsung dengan baik sesuai harapan.
Bagian paling penting juga yang termasuk renovasi struktur adalah renovasi atap. Banyak alasan melakukan renovasi atap ini. Misalnya karena kayu penopang sudah rapuh karena diserang rayap atau kayu menjadi lapuk karena air hujan atau umur kayu yang masih muda saat dipasang untuk pertama kalinya saat membangun. Untuk merenovasi atap ini bisa dilakukan dengan mengganti beberapa bagian kayu yang sudah lapuk atau rapuh, atau mengganti seluruh bagian struktur yang ada dengan material yang baru, sebut saja rangka atap baja ringan. Nah, langkah-langkah merenovasi atap kayu dengan rangka atap baja ringan bisa dilakukan dengan cara berikut ini:
  • Usahakan membuat perencanaan yang baik. Misalnya membuat perencanaan bentuk atap yang lebih simpel tetapi tetap estetis. Walaupun simpel tetapi masih kelihatan sangat baik dan serasi dengan bentuk rumah minimalis yang kita punya. Membuat bentuk atap yang terlalu rumit akan mengakibatkan besarnya biaya yang akan kita keluarkan. Misalnya ongkos kerja yang akan membengkak sulit saat pengerjaannya, bahan yang semakin banyak karena akan terjadi potong memotong bahan yang tidak terduga, dan lain-lain. 
  • Pilihlah komposisi rangka atap baja ringan yang memiliki struktur paling kuat. Misalnya dengan memilih bentuk profil dari batang baja ringan yang akan dipakai. Banyak bentuk profil yang sudah beredar di Indonesia, misalnya profil C, profil Z, profil U, dan profil lainnya untuk reng. Pemilihan profil ini sangat penting karena berhubungan dengan kekuatan dari batang rangka baja ringan yang akan kita gunakan.
  • Pilihlah bentuk atap pelana, atau miring satu permukaan. Bentuk yang mudah dalam pengerjaan ini selain memudahkan pada saat pemasangan juga bisa mempercepat waktu kerja. Anda tidak akan khawatir terjadi kebocoran jika hujan terjadi di tengah-tengah pengerjaan konstruksi atap.
  • Pilihlah waktu atau musim kemarau yang panjang. Jangan sekali-kali mengganti struktur atap saat musim penghujan. Selain merepotkan penghuni yang ada di bawahnya juga merepotkan pekerja konstruksi untuk memasang dan membongkar struktur yang sudah ada sebelumnya. 
  • Pemilihan genteng ringan bisa dijadikan solusi untuk menekan biaya konstruksi baja ringan. Semakin berat jenis genting yang akan digunakan, semakin besar pula biaya yang akan dikeluarkan. Hal ini terjadi karena struktur rangka atap baja ringan harus memperhitungkan berat genteng yang ditopang. Genteng metal bisa menjadi solusi terbaik, selain ringan, pemasangannya juga tidak rumit dan proses pengangkutan ke atas atap tidak akan merepotkan pekerja konstruksi. Ada banyak jenis genteng metal yang bisa dipilih mulai dari harga murah sampai harga yang seimbang dengan kualitasnya.
  • Untuk menghindari kebocoran pada atap, boleh juga menggunakan alumunium foil sebelum pemasangan gentingnya. Biasanya sepaket dengan rangka atap baja ringan, tetapi jika tidak direncanakan sebelumnya, sangatlah repot saat memasangnya. Terutama karena alumunium foil dipasang di antara reng dan batang baja ringan utama.
Nah, demikianlah tips dalam melakukan renovasi rangka atap dengan rangka atap baja ringan. Jangan lupa baca tulisan sebelumnya tentang 10 tips dalam renovasi rumah Anda. Disarankan juga untuk selalu berkonsultasi dengan kontraktor baja ringan jika hendak memasang rangka atap baja ringan. Terkadang, kontraktor rangka atap baja ringan juga menyediakan jasa renovasi. Pembongkaran sekaligus penggantian rangka atap kayu dengan rangka atap baja ringan yang baru. Kelebihannya jika kita memberikan pengerjaan rangka atap baja ringan kepada kontraktor baja ringan, kita bisa memantau secara utuh proses konstruksi yang berlangsung. Jika ada hal yang tidak sesuai pun, kontraktor bisa kita panggil kembali sewaktu-waktu untuk memperbaiki seandainya ada kerusakan pada rangka atap baja ringan rumah minimalis yang kita miliki. Tertarik, merenovasi atap minimalis? Silahkan pertimbangkan dengan matang.
no image


     

Selama ini baja ringan dikenal sebagai bahan untuk rangka atap rumah. Padahal baja ringan bisa juga diaplikasikan untuk hal lain, misalnya saja rangka penutup carport.
Nama baja ringan tentu sudah tidak asing lagi di pendengaran Anda. Material ini banyak dipakai sebagai rangka atap rumah tinggal, perkantoran, dan bangunan lainnya. Pengamatan yang dilakukan akhir tahun lalu menunjukkan bahwa tidak kurang dari 90% proyek perumahan yang sedang dibangun saat itu menggunakan baja ringan untuk rangka atap.
Akan tetapi, selain sebagai rangka atap, baja ringan juga bisa digunakan untuk beragam keperluan lainnya. Menurut Agung Wijayanto, Manager Distribution Business PT Bluescope Lysaght Indonesia, baja ringan bisa juga dikembangkan untuk berbagai fungsi, seperti bahan dinding, rak, pembatas ruang (partisi), tangga, ceiling, hingga pagar rumah.
Contoh penggunaan baja ringan selain sebagai rangka atap  yang belakangan mulai banyak ditemui, adalah sebagai rangka penutup carport. Bentuk fisiknya yang berupa batangan, membuatnya mudah diadopsi, untuk membuat bentuk-bentuk serupa pergola, ataupun bentuk-bentuk lainnya. Desainnya pun dapat dikreasikan, untuk dikombinasikan dengan berbagai jenis penutup atap.
"Baja ringan sudah terbukti kokoh dan tahan karat. Karenanya saya menggunakan profil baja ringan yang umum dipakai sebagai rangka atap, untuk penutup carport rumah saya agar tahan lama, dan tampil beda dibandingkan desain carport yang sudah ada," ujar Poltak Hutasoit, yang baru-baru ini menggunakan baja ringan sebagai bahan rangka penutup carport rumahnya di perumahan Taman Cikas, Bekasi.
Lebih Ekonomis
Selain kokoh dan antikarat, menggunakan bahan baja ringan ternyata lebih murah dibanding memakai material lain, seperti besi bulat atau besi hollow. "Sebelum menggunakan baja ringan, saya telah mensurvei biaya pembuatan carport jika menggunakan besi bulat dan besi hollow. Ternyata menggunakan baja ringan jauh lebih murah dibanding kedua material tersebut," tambah Hutasoit.
Sebagai informasi, menurut Hutasoit, biaya pembuatan penutup carport menggunakan besi hollow berkisar Rp 300 ribu-Rp 400 ribu per m2. Sedangkan untuk penutup carport seluas 20m2, Hutasoit hanya mengeluarkan biaya (total) Rp 4,8 juta. Ini artinya, biaya per m2 hanya Rp 240 ribu. Biaya tersebut sudah termasuk material baja ringan, penutup atap polikarbonat tebal 1,2cm, dan ongkos kerja (tukang).
Pemasangan Mudah
Tidak hanya itu. Membuat rangka penutup carport menggunakan baja ringan juga tidak sulit. Hutasoit mengaku bahwa untuk membangun penutup carport-nya yang berlantai keramik itu, hanya dibutuhkan waktu 3 hari dengan 2 tukang per harinya.
"Proses pembuatannya tidak sulit. Yang penting harus ada gambar desain dan ukurannya. Tukang hanya perlu memotong-motong batangan baja sesuai dengan ukuran yang tertera di gambar, lalu merangkainya menjadi sebuah rangka penutup carport menggunakan skrup khusus (screw )," tambah Hutasoit. Tukang yang digunakan oieh Hutasoit juga hanyalah tukang biasa. Bukan tukang yang mempunyai keterampilan khusus. Begitu juga alat yang digunakan tidak ada yang khusus. Untuk memotong batangan baja misalnya, menggunakan gergaji besi biasa.
no image


     
Jangan asal baja ringan. Saat berencana membeli dan mengaplikasikannya, Anda perlu yakin bahwa baja ringan tersebut berkualitas baik.
Popularitas baja ringan yang semakin meningkat, menarik banyak orang untuk berlomba-lomba memproduksi dan menjual material rangka atap ini. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari yang paling murah hingga yang paling mahal. Dengan demikian, pilihan di pasaran semakin banyak. Sayangnya, tidak semua produsen ini memperhatikan kualitas baja ringan yang mereka pasarkan.
Smartruss Regional Sales Manager for Residential Solution-Central , Fransisca Rina Trianasari, mengatakan bahwa kualitas baja ringan tidak bisa hanya dilihat dari produknya saja. Paling tidak ada lima hal, yang perlu diketahui konsumen, untuk mengukur kualitas baja ringan yang mereka beli. Apa saja?
Pertama, perhatikan materialnya. Apakah baja ringan yang dibeli sudah sesuai standar mutu. Misalnya baja ringan untuk reng atap, harus memiliki ketebalan 0,75 mm. Setiap bagian atap memiliki ukuran masing-masing. Tanyakan nformasi sejelas-jelasnya kepada produsen baja ringan Anda. Baja ringan yang baik dan kuat juga tidak mudah ditekuk atau dibengkokkan. Setelah terpasang, rangka atap yang berkualitas tidak akan melengkung apalagi patah, meski diberi beban berat.
Berikutnya adalah perencanaan atau desain. Produsen yang baik, akan membuat gambar kerja atau desain yang detail untuk setiap bangunan. Beda rumah, beda bangunan, akan memiliki gambar kerja berbeda pula. Gambar kerja inilah yang akan memandu installer untuk memasang rangka atap baja ringan.
Poin ketiga adalah installer atau tukang yang memasang. Produsen baja ringan yang baik, sebaiknya memiliki installer sendiri. Sehingga jelas siapa yang memasang rangka atap, dengan desain yang bagaimana, dan standar kualitasnya pun lebih bisa dipertanggungjawabkan.
Dua hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah repitasi perusahaan produsen dan garansi yang diberikan. Bagaimanapun, kata Fransisca, reputasi produsen bisa jadi patokan kualitas baja ringan yang dipasarkannya.
"Jangan asal membeli baja ringan karena harga yang murah namun mutunya rendah. Kita tentu tidak mau mengambil resiko atap rumah roboh, yang akhirnya merugikan diri kita sendiri, kan?," ujar Fransisca lagi.
Jadi, mulai sekarang saat akan membeli baja ringan, jangan cuma tanya harga. Tanyakan kelima hal yang kita bicarakan tadi, sehingga kita tidak tertipu dengan baja ringan bermutu rendah.
no image


     
MENGENAL PRODUK RANGKA ATAP GIGASTEEL
Diantara banyak produsen rangka atap, GIGASTEEL hadir dengan tawaran utuh sistem rangka atap. GIGASTEEL menghadirkan produk rangka atap, baut, hingga penutup atap
Apakah Anda pengguna rangka atap baja ringan? Kini telah hadir GIGASTEEL SYSTEM. GiGASTEEL SYSTEM merupakan produk rangka atap yang merupakan pengembangan selama bertahun-tahun sehingga kualitasnya bisa diandalkan. Rangka atap didesain dengan menggunakansoftware khusus untuk menghitung struktur rangka atap baja ringan. Giga Steel terbuat dari baja ringan mutu tinggi (Light Gauge High Tensile Steel) dengan steel grade G550 dan lapisan anti karatgalvanis atau galvalum .
GIGASTEEL ECOMAX merupakan baja ringan batangan berkualitas, dibuat dari bahan bakuAluminium Zinc unggulan dengan proses pembuatan yang telah memenuhi standar pengawasan mutu tinggi. Pemasangan kuda-kuda memerlukan perhitungan dan cara pemasangan yang baik dan benar.
GIGASTEEL SCREW merupakan self drilling screw HWH 10-16x16, screw  khusus untuk kuda-kuda baja ringan yang dilapisi lapisan antikarat galvanis Z220.
GIGASTEEL ROOF merupakan sebuah produk genteng metal dari bahan berkualitas terbaik dan tersedia dalam ketebalan yang berbeda 0,25 mm dan 0,3 mm, memiliki daya tahan yang tinggi , dilapisi anti karat dan mudah dalam pemasangannya.
no image

Cara Menghindari Baja Ringan Berkarat

     
Secara material, atap baja ringan mempunyai beberapa kelebihan dibanding material struktur lainnya. Salah satunya adalah tahan karat. Kunci antikarat sendiri terletak pada lapisan yang melingkupi permukaan batang baja ringan. Lapisan tipis berupa campuran alumunium dan senyawa lainnya ini cukup ampuh mencegah korosi menghinggapi baja di dalamnya. Namun saat lapisan terbuka, karat bisa muncul. Untuk menghindari rusaknya baja ringan, ada baiknya Anda lakukan perawatan sekaligus pencegahan agar lapisan anti karat tidak terbuka.
Sebagai acuan, berikut empat hal yang harus dihindari ketika menggunakan baja ringan. 

1. Hujan dan panas  Pada dasarnya, atap baja ringan bukanlah material untuk eksterior. Jadi tidak disarankan untuk terkena panas dan hujan terus menerus. Terpaan cuaca tersebut lambat laun akan mengurangi daya tahan lapisan antikarat pada baja. Akibatnya akan muncul korosi yang lebih cepat dari garansi yang diberikan. Saat proses pemasangan, tempatkan baja ringan dalam ruang tertutup yang terhindar dari sinar matahari dan hujan. Hindari pengerjaan di kala musim penghujan mulai tiba
 2. Air semen Hindari baja ringan terkena adonan semen. Menempelnya air semen pada permukaan baja ringan akan menghasilkan reaksi kimia dan berpotensi merusak lapisan antikarat. Khususnya jenis baja ringan dengan lapisan antikarat berjenis Zinc (galvanis). Saat tahap konstruksi berlangsung, lindung baja ringan dari proses pengerjaan beton atau adoanan semen. Hindari pula pengaplikasian adonan semen untuk karpus (genteng nok) langsung di atas rangka baja ringan. Buat lapisan kedap air sebagai pembatas. 
3. Tergores Ketika lapisan antikarat tergores maka baja akan berhubungan langsung dengan oksigen. Akibat pertemuan zat tersebut akan terjadi reaksi kimia antara udara dengan baja yang menghasilkan karat. Jadi saat terjadi kerusakan  misal akibat bekas sambungan yang terbuka atau pemotongan yang salah, secepat mungkin Anda lakukan pelapisan ulang. Lapis ulang permukaan dengan menggunakan cat. Jangan lupa untuk meminimalisasi kesalahan pasang sehingga muncul banyak luka di permukaan baja.

4. Larutan Asam Cairan bersifat asam sangat reaktif ketika bersentuhan dengan permukaan baja ringan. Coating atau lapisan antikarat dapat mengelupas dan menghasilkan karat. Larutan asam umumnya berada pada produk pembersih lantai dan keramik.
no image


     

Baja ringan, si anti-karat yang cocok untuk konstruksi rangka atap rumah Anda
Penggunaan material kayu untuk membuat rangka atap mulai berkurang. Perlahan-lahan masyarakat mulai melirik penggunaan bahan baja ringan , si anti-karat untuk konstruksi rangka atap rumahmereka.
Baja ringan merupakan salah satu bahan alternatif yang cocok digunakan untuk membuatkonstruksi rangka atap rumah . Bahan jenis ini cenderung merupakan jenis material yang ringan, kuat, panjang usia dan mudah untuk dipasang. Jadi, bisa dipastikan material ini memang memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan dengan material atap rumah biasa.
Agar tidak mudah berkarat, baja ringan mengalami proses pelapisan antikarat. Ada dua jenis bahan lapisan yang biasanya digunakan, yaitu galvanis dan campuran almunium dan zinc. Bahan baja dengan yang dilapisi galvanis bisanya lebih tahan karat, sementara bahan baja yang dilapisi campuran almunium dan zinc  akan lebih tahan terhadap korosi air dan garam.
Penggunaan bahan baja ringan, tidak sama dengan penggunaan bahan kayu, sehingga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih baja ringan untuk rangka rumah Anda:
 Produsen . Produsen yang baik biasanya akan memberikan software  yang akan membantu Anda dalam menghitung struktur terbaik, untuk atap rumah Anda.  Prepabrikasi, yakni perakitan kuda-kuda dibuat di pabrik dengan bantuan mesin akan menjamin kerapian produk dan menghindari dari kesalahan pemasangan yang dilakukan tukang.
  • Spesifikasi . Salah satu acara untuk mengetahui kualitas baja yang Anda beli, adalah dengan cara menekuknya. Baja dengan kualitas baik tidak akan menghasilkan kerutan garis ketika ditekuk.
no image

Atap Baja Ringan apa saja

     
Standar pemasangan baja ringan memang sangat penting. Material ini menjadi kokoh karena sistem rangka yang terangkai jadi satu, Bukan material yang berdiri sendiri. Pemahaman ini yang sering dilupakan oleh pemilik rumah. Atas nama harga murah, mereka cenderung membeli batangan baja ringan (ketengan) bukan sistem terpasang.
Akibatnya, tak ada kontrol pemasangan. Keselamatan penghuni jadi taruhan. Berangkat dari fenomena tersebut, berikut kami sajikan 15 fakta mengenai baja ringan. Selamat membaca!
(Disarikan dari berbagai sumber literatur, pendapat  praktisi, dan data produsen)
1. Sistem Kesatuan
Atap baja ringan itu sistem kesatuan, bukan hanya berbicara tentang satu batang. Kunci kekuatannya terletak pada integrasi tiap batang yang  terkoneksi dengan sambungan secara utuh. Saat terjadi kesalahan kecil pada satu rangka akan berimbas ke seluruh atap. Satu bagian tertarik maka bisa rubuh semua. Tentu perhitungan terkomputerisasi jadi panduan, bukan sekadar berdasar pengalaman atau reka-reka.
2. Jenis Profil
Ada 3 jenis baja ringan yang umum ditemui di Indonesia. Profil head section (U terbalik dengan kaki), profil C dan profil Z. Tiap profil punya kelebihan tersendiri dengan sistem sambungan yang berbeda pula. Profil head section misalnya, memiliki kestabilan lebih karena mempunyai “dua kaki” sebagai penumpu. Sambungan berada di dua sisi kaki. Untuk profil C cukup efisien secara bentuk dan mudah dalam aplikasi. Harga yang ditawarkan juga lebih terjangkau.
3. Lapisan Antikarat
Salah satu komponen penting dalam baja ringan adalah lapisan coating antikarat. Jenis pelapis yang digunakan berbeda-beda tiap merk. Ada yang berupa galvanis (Zinc), galvanum dan zincalume (kombinasi  Zinc, alumunium dan silikon) dan ZAM (Zinc, Alumunium dan Magnesium). Perbedaan campuran akan mempengaruhi ketahanan terhadap zat lain seperti garam, larutan asam dan larutan basa. Setiap jenis juga punya ketebalan tersendiri. Umumnya ketebalan yang dipakai 100-150gr/m² atau sering ditulis dengan kode AZ100 (menyesuaikan kadar ketebalan).  Namun, untuk baja ringan yang dijual lepasan/ketengan angka AZ umumnya tak lebih dari 100. Semakin tipis lapisan, semakin mudah lapisan antikarat rusak. Baja ringan pun mudah kena korosi.
4. Kekuatan
Pada dasarnya baja ringan merupakan lembar baja dengan ketebalan berkisar 0,65mm-1mm. Kekautan yang dipersyaratkan adalah 550Mpa atau 550kg/m². Dalam kemasan umumnya tertulis Hi Tensile G550. Namun Anda perlu berhati-hati dengan kode yang tertera tersebut. Tak semua produk dengan kode G5500 punya kekuatan yang sesuai. Butuh uji lab untuk memastikan. Nah, agar tak tertipu, pilih produk baja ringan yang berkompeten dan terpercaya. Perlu diingat, kekuatan atap baja ringan terletak pada sistem satu kesatuan, bukan sekadar per batang. 
5. Software
Untuk menghasilkan sistem kesatuan antar baja ringan yang utuh dan kokoh butuh sistem perhitungan yang presisi. Perhitungan tak boleh berdasar perkiraan atau pengalaman. Perhitungan pembebanan harus berdasarkan komputerisasi yang minim kesalahan, yaitu melalui software khusus. Tiap produsen baja ringan telah mempunyai  software tersendiri untuk menghasilkan desain rangka yang paling efektif, efisien dan aman. Mulai dari bentuk rangka, ukuran sambungan hingga jumlah screw . Tentu disesuaikan dengan profil dan jenis rangka masing-masing. Agar perhitungan bisa tepat dan nihil kesalahan, dibutuhkan data-data kondisi rumah yang lengkap dan sesuai kondisi riil. Data ini harus didapatkan sejak survei awal.
6. Survei Lokasi
Proses survei sebelum pengapliaksian atap baja ringan bukan sekadar formalitas. Data yang didapat dari peninjuan kondisi  rumah, berfungsi sebagai materi perhitungan software. Salah data bisa fatal akibatnya. Biaya membengkak dan keselamtan jiwa terancam. Agar perhitungan semaikin akurat, produsen akan membutuhkan banyak info. Mulai dari desain rumah keseluruhan, bentuk atap,  layout ruangan, struktur bangunan, jarak tritisan hingga jenis penutup atap yang akan dipakai.Tak hanya itu, aksesoris tambahan seperti penempatan  waterheater, solar panel, antena hingga lampu gantung juga diperlukan. Termasuk rencana pengembangan rumah dikemudian hari. Perencanaan matang dan keakuratan data akan menjamin keamanan dan kenyamanan pemilik rumah.
7. Beban Tambahan
Jangan sepelekan beban tambahan saat ingin memasang baja ringan. Penambahan beban di luar perhitungan bisa berakibat fatal. Atap bisa runtuh atau  mengalami gagal struktur. Konsistensi dengan data rencana awal juga penting. Misal pada perhitungan awal Anda hanya ingin memasang pemanas air dengan bobot 100kg, namun kemudian berubah menjadi 200kg. Perubahan data akan mempengaruhi desain dan perhitungan rangka atap. Imbasnya biaya yang dikeluarkan semakin besar.Konsultasikan terlebih dahulu dengan teknisi bersertifikasi jika ada penambahan beban di luar rencana awal. Koordinasi sedari awal mengurangi potensi kecelakaan dikemudian hari.
8. Sambungan
Sebagai sebuah sistem yang terintegrasi, sambungan antar rangka tak kalah penting. Umumnya sambungan menggunakan baut/screw  dengan jumlah bervariasi sesuai perhitungan  software. Namun umumnya jumlah  screw 2 buah atau lebih. Selain sambungan antar baja, perhatikan pula sambungan antara baja dengan ringbalk (balok atap). Untuk menjaga kestabilan, sambungan ke struktur rumah ini menggunakan dynabolt. Sambungan harus menyambung dengan konstruksi beton, bukan bata atau kayu.
9. Panduan Pemasangan
Setelah proses perhitungan dan olah data oleh  software baja ringan rampung, maka akan muncul gambar kerja sebagai panduan pemasangan rangka atap. Gambar kerja ini berisi gambar penempatan sistem rangka, jenis dan panjang rangka, hingga jumlah screw/baut. Dari data ini baru teknisi bisa melakukan pemotongan, penyambungan hingga instalasi di atap. Banyak detail data membuat gambar kerja hanya dapat diterjemahakan oleh teknisi sertifikasi, bukan tukang. Pelaksana lapangan hanya memasang saat ada supervisi dari teknisi.
10. Aplikator vs Tukang
Alat pemasangan sambungan baja ringan cukup sederhana dan mudah, percayakan pemasangan kepada teknisi bersertifikasi. Kesalahan pemasangan bisa membuat baja robek dan melukai lapisan coating pelindung karat. Untuk memasang baja ringan juga tak menyoal pengalaman saja, namun kemampuan menerjemahkan gambar juga penting. Teknisi yang bersertifikasi tak melakukan improvisasi asal-asalan. Namun didasarkan pada perhitungan berdasar kalkulasi software. Pengukuran, pemotongan, dan penyambungan semua berdasarkan gambar kerja.
11. Bentuk Kuda-kuda
Jangan terpaku pada bentuk kuda-kuda kayu konvensional, sekadar simetris. Bentuk kuda-kuda baja ringan mempunyai banyak variasi, sesuai dengan hasil perhitungan software. Jangan heran jika bentuk rangka ada yang miring ke satu sisi. Bentuk kuda-kuda dengan sudut tak simetris umumnya mengakomodasi perbedaan pembebanan dalam satu atap misal pemasangan waterheater. Karena pembebanan berlebih di salah satu bidang atap, maka rangka di sisi tersebut menjadi lebih rapat. Beban yang disalurkan lebih banyak. Selain beban berlebih, posisi layout ruang dan ringbalk juga memengaruhi. Bentuk kuda-kuda menyesuaikan posisi balok sebagai tumpuan penyalur beban.
12. Jarak dan Bentangan Kuda-kuda
Salah satu keterbatasan baja ringan adalah jarak antar kuda-kuda yang rapat. Jarak idealnya 120cm atau bisa bervasirasi sesuai dengan perhitungan software, mulai dari 60cm-135cm. Jenis rangka ini jarang diekspos karena bentuk sistemnya yang rumit. Dari segi bentangan lebar kosong (tanpa penyangga), rata-rata  baja ringan mampu mencapai 8m-12m. Namun untuk bentangan 10m-12m cukup berisiko dan butuh penambahan ring balok. Penambahan balok baru akan tentu mempengaruhi desain rangka atap keseluruhan.
13. Jenis Penutup Atap
Pemilihan penutup atap untuk rangka baja ringan tak sekadar menyoal keindahan dan fungsi, tapi juga efisiensi dan biaya. Semakin kecil ukuran genteng, semakin banyak reng yang harus dihasilkan. Imbasnya biaya bisa tambah membengkak. Misal untuk genteng metal jarak rengnya 45cm dan genteng keramik 20cm, maka jumlah reng genteng  keramik lebih banyak. Hal ini juga berlaku dengan bobot penutup atap. Semakin berat material maka semakin kuat rangka yang harus menyangga. Harga pun ikut naik.
14. Harga dan Biaya
Harga yang ditawarkan tiap produsen berbeda-beda sesuai dengan kualitas material dan perhitungan software yang mereka keluarkan. Dalam satu produsen juga tak ada harga tetap. Semua harga dan biaya dihitung berdasarkan perhitungan luas, ketinggian, sudut atap dan jenis penutup yang dipakai. Umumnya harga sistem baja ringan berkisar dari Rp130.000–Rp300.000an termasuk pemasangan dan garansi. Anda juga dapat menyampaikan info mengenai dana yang Anda miliki sebagai panduan bagi produsen. Jadi produsen akan memberikan alternatif desain atap yang paling efisein sesuai dengan dana yang Anda miliki.Hindari pembelian baja ringan batangan/ketengan. Walau harga murah, namun tak ada jaminan kualitas dari sisi kekuatan dan antikarat. Terlebih pemasangan dilakukan dengan tukang tanpa ada perhitungan terkomputerisasi.
15. Garansi
Sebagai jaminan,  produsen baja ringan memberikan garansi ketahanan atap. Waktu garansi berbeda satu dengan yang lain. Umumnya di atas 10 tahun hingga 20 tahun. Tapi ingat, garansi menjadi tidak berlaku jika ada perubahan rangka atap tanpa pemberitahuan ke produsen dan teknisi terkait. Perubahan berupa penggantian penutup atap, penambahan aksesoris atau renovasi atap akan membuat perhitungan awal berubah. Imbasnya ketentuan desain awal yang digaransikan ikut berubah.